kebencian yg memuncak

bukan salah siapa-siapa

awalnya biasa kemudian berubah wujud menjadi memiliki perasaan

dan semakin hari perasaan itu kian memuncak

salah siapa ?

skali lagi , tak usah salahkan siapapun

karna ku tak akan ungkit masalah itu

seiring hari aku tak bisa mengerti apa yang kau rasakan itu

sungguh tak bisa mengerti , dan tak akan mau mengerti

satu hal , aku tak pernah mau dipaksa

hingga terus kau paksa aku , rasa benci lah yang muncul

benci itu sempat mereda saat kau bersahabat

tapi benci itu kembali memuncak saat kau mulai berulah

entah karna hatiku yang terlalu peka , ataukah begitu nyatanya

aku tak peduli ,

yang jelas , kebencian ini benar-benar memuncak

mungkinkah ini adalah akhir semuanya diantara kita ?

tak tau , hanya waktu yang akan menjawab semuanya

apapun itu , aku selalu berusaha memaafkan

walaupun terkadang kebencian yg memuncak ini kembali pulih di sanubari

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

i love him :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.